Fitur Utama Yang Harus Apple Tiru Dari Android Marshmallow

Now Reading
Fitur Utama Yang Harus Apple Tiru Dari Android Marshmallow

Perdebatan tentang dua sistem operasi yaitu iOs dan Android sudah berlangsung lama. Selama ini, Android masih menjadi sistem operasi yang paling banyak digunakan. Tetapi Apple lebih unggul dalam menghasilkan profit walaupun Android dengan semua fitur dan layanan yang berjalan sudah mendekati Apple, khususnya perangkat mobile. Itu artinya pengguna Apple bisa kapan saja berubah menggunakan sistem operasi Android.

fitur yang harus ios miliki dari android

Hal ini disebabkan pola bisnis pemilik Google maupun Apple yang berbeda namun secara penampilan luar cukup mirip. Dan bila dicermati lebih dalam akan terdapat banyak perbedaan antara keduanya. Misal Google dengan semua layanannya dari penghasilan iklan, Google Play, Google Maps, Youtube, dan layanan lain yang bisa jalan diberbagai macam perangkat mobile. Tentu saja layanan dari Google ini bisa diakses dari perangkat Apple. Sebaliknya anda tidak akan mendapatkan layanan Apple semisal Pages dan iBook mampu dijalankan diperangkat Android. Apple hanya bisa menghasilkan uang dari perangkat dan sistem operasi eksklusifnya, berbeda dengan Google yang multiplatform.

Baca juga : Fitur Baru Samsung Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge Yang Harus Diketahui

Apple lebih mirip seperti taman tertutup yang mewajibkan anda membeli perangkatnya seperti Macbook, iPhone, atau iPad untuk merasakan layanan premium dari Apple. Sekali anda berada dalam layanan Apple semisal iTunes, akan sangat sulit mengakses layanan tersebut di perangkat non Apple. Berbeda dengan Google yang lebih terbuka untuk layanan yang diberikan bisa diakses diperangkat apapun, termasuk perangkat Apple. Tetapi, sekali lagi ini tergantung bagaimana kedua perusahaan raksasa ini menghasilkan pundi-pundi keuntungan. Google ialah perusahaan yang murni mendapatkan penghasilan dari iklan sedang Apple adalah perusahaan yang lebih ke perusahaan teknologi.

Kedua platform itu tidak lebih baik satu sama lain, keduanya pernah mengalami pasang surut. Perangkat Android lebih banyak tersedia di pasaran dengan berbagai macam tipe mobile dan tablet. Sementara Apple dengan iOs-nya hanya berjalan diperangkat iPhone dan iPad. Kedua sistem operasi ini menyajikan layanan yang hampir sama dan aplikasi-aplikasi populer pun bisa jalan di kedua sistem operasi tersebut.

Banyak developer lebih fokus di iOs, tentu ini sangat menjengkelkan bagi para investor yang menanamkan modalnya di Android. Meskipun dua sistem operasi ini masing-masing memiliki kelemahan. Google dengan kelemahan disisi privasinya dan Apple yang secara kejam mengurung usernya untuk menggunakan layanan eksklusif Apple hanya di perangkat Apple.

Untuk meningkatkan brand-nya, Android sudah mengeluarkan update terbaru sistem operasinya yaitu Marshmallow . Dengan update tersebut, Apple harus memilik 5 fitur Android ini dalam iOs-nya agar tetap bisa bersaing ketat dengan Android.

  1. Kemampuan untuk Mengubah Aplikasi Bawaan

android default apps

Kebanyakan pengguna iOs tidak memiliki iPhone atau iPad seutuhnya. Seperti meminjam perangkat dari Apple. Ini disebabkan Apple tidak mengijinkan user untuk merubah aplikasi bawaan seperti Safar Browser, Mail, Kalender, dan sebagainya. Sedang 95% pengguna lebih menyukai untuk memasang aplikasi dari pihak ketiga semisal untuk browser, email, pesan, maupun peta sesuai yang mereka butuhkan. Maksud saya, Android dapat melakukan hal itu sedang iOs masih diam ditempat.

2. Multi Akun Pengguna

multi account user

Fitur ini sudah berjalan dari Android generasi kelima atau Lolipop. Untuk Apple, fitur ini sudah banyak diminta pada perangkat iPad. Karena satu iPad biasanya dipakai oleh banyak orang dalam satu keluarga atau satu pekerjaan. Masih dibayangkan masing-masing pengguna masuk dengan ID mereka serta mengubah pengaturan gambar tampilan, email, dan hal lain tanpa khawatir pengaturan mereka diubah atau informasi mereka dilihat oleh pengguna lain.

Adapun iPhone sudah ada fitur tersebut, namun siapa yang mau berbagi ponsel pribadi dengan orang lain.

3. Kustomisasi Pusat Kontrol 

customizable control center

Pusat kontrol di iOs telah diperkenalkan sejak versi 7.0 . Fitur ini sungguh mencuri mentah-mentah fitur yang ada di Android. Dengan menggeser ke atas kamu bisa menjalankan mode pesawat, mengaktifkan bluetooth, mematikan Wi-fi, dan menghidupkan rotasi layar. Pengguna juga dapat mengakses musik, senter, waktu, kalkulator, dan kamera. Tapi di Android Marshmallow, Google melangkah lebih jauh dengan menawarkan pengaturan cepat yang bisa dirubah-rubah. Jadi kamu bisa mengganti dengan pengaturan yang ada contoh kalendar dengan aplikasi yang sering digunakan. Dan jalan pintar senter? Siapa yang selalu membutuhkan senter.

4. Proactive yang lebih Pintar

smarter proactive

Di iOs 9, Apple mengenalkan fitur Proactive. Coba tebak ini meniru fitur apa di Android? Coba buka Google Now, pasti mirip kan… Yup, iOs meniru aplikasi dari Android ini. Google Now membantu anda dalam mengingat aplikasi favorit, acara yang akan datang, atau informasi penting lain tanpa anda harus bertanya terlebih dahulu seperti gambar di atas.

Masalahnya, Proactive seperti proyek coding anak kelas 4 SD jika dibandingkan dengan Google Now. Bahkan Google Now juga tersedia di iOs, tapi tidak terintegrasi seperti di Android.

Untuk mewujudkan Proactive sekelas Google Now, Apple terkendala masalah privasi yang mereka katakan lebih aman dari perangkat apapun. Google Now dengan dukungan penuh dari Gmail, riwayat browser, dan calendar mampu menghasilkan informasi yang sangat detail. Hal ini sesuatu yang Apple tidak akan lakukan, membagi privasi mereka sehingga informasi mereka tidak selengkap Google Now.

5. Mode Gelap

dark mode

Secara teknis, mode gelap belum ada di Android M. Namun fitur ini akan segera ditambahkan di update terbaru Android M. Dengan mode ini, semua ikon UI yang cerah akan menjadi gelap. Keuntungan dengan mode gelap, perangkat lebih nyaman digunakan saat di malam hari. Keuntungan lain, mode gelap lebih hemat energi. Ketiga, akan lebih mudah mencari aplikasi.

Sudah baca yang ini ? Samsung Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge Rilis di MWC 2016 Di Pasarkan 11 Maret

Akhirnya, Apple menambahkan mode gelap di Os X Yosemitte. Hal ini memungkinkan pengguna mengganti warna bar menjadi lebih gelap. Para profesional menyukai ini, karena menurut mereka bisa lebih fokus dalam melakukan pekerjaan grafis karena tidak terganggu oleh warna warni ikon lain. Namun untuk perangkat iPhone dan iPad, pengguna harus menunggu apakah akan ditambahkan fitur tersebut atau lebih dulu Android yang menggunakannya.

Sumber

Tulisan di atas adalah pendapat pribadi saya mengenai 5 fitur utama yang harus Apple tiru dari Android Marshmallow. Kamu punya pendapat lain? Silakan utarakan di komen.

About The Author
bani.andro
Comments
Leave a response

Leave a Response